Arus Mudik Masih Sepi

SUNGAI RAYA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kubu Raya, Zaini Umar mengatakan bahwa arus mudik di Kabupaten Kubu Raya selama awal Ramadan dan menjelang liburan hari raya masih landai alias sepi. “Sejauh ini, tidak ada masalah dalam arus mudik di Kubu Raya. Arus mudik masih tetap sepi. Kalaupun ada yang pulang kampung, kebanyakan hanya ingin merayakan awal Ramadan," katanya di Sungai Raya, Senin (22/7).

Menurut dia, selama Ramadan memang terjadi sedikit lonjakan penumpang. Namun yang kebanyakan datang dan pergi, ditambahkannya, terjadi di pelabuhan sungai seperti di Rasau Jaya. ”Peningkatannya terjadi di angkutan air. Aktivitas Pelabuhan Rasau Jaya penuh, aktivitas warga yang ingin pulang merayakan awal Ramadan di kampung halaman.

Ada perputaran antara penumpang datang dan pergi di pelabuhan ini,” tuturnya. ”Itu artinya jalur seperti Ketapang – Kayong Utara ada yang datang ke sini (Kubu Raya, Red). Ada juga yang balik ke dua kabupaten ini. Mereka sama-sama ingin merayakan awal Ramadan di rumahnya,” timpalnya.


Meski demikian, Dishub, dipastikan dia, selalu menyiapkan posko di terminal utama di Kecamatan Sungai Raya dan Rasau Jaya. "Posko tersebut berada di terminal Sungai Raya, posko induk di kantor Dishub dan di terminal Rasau Jaya. Tetapi itu biasanya menjelang Lebaran. Untuk Ramadan sepertinya belum," kata dia.

Posko tersebut dijelaskan dia, memasilitasi berbagai hal yang berkaitan dengan arus mudik. Mulai dari tarif resmi, sampai kepada kepastian angkutan, jika memang banyak penumpang tidak terangkut. “Biasanya kita juga siapkan posko bagi penumpang tidak terangkut untuk mendapatkan layanan," ujar Zaini.

Dengan posko tersebut, dia yakin, dapat dipastikan berbagai hal yang berkaitan dengan arus mudik, dapat terlayani secara baik. Bahkan, jika ada yang tidak terangkut hingga pada malam hari, posko tetap melayani.
Mengenai lonjakan arus penumpang menjelang Lebaran, kemungkinan besar, menurut dia, terjadi lonjakan. Meski dipastikan ada, dipastikan dia, jumlahnya tidak seberapa besar.

Untuk menyediakan posko terpadu dengan baik, Zaini mengaku bekerjasama dengan instansi lain. Salah satunya masalah keamanan yang akan menggandeng aparat kepolisian. Zaini menambahkan dari berbagai persiapan yang sudah dilakukan, ia optimis arus mudik menjelang Lebaran akan berjalan lancar. “Saya sudah tegaskan, jangan sampai ada penumpang tidak terangkut. Selain akan menjadi catatan buruk, kasihan para  penumpang yang tentu banyak keperluan lain menjelang lebaran," katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasi Penerbangan Bandara Supadio Pontianak, Syarif Usmulyani, mengungkapkan pada awal Ramadan, penerbangan terlihat masih berjalan normal. Menurutnya, belum ada lonjakan penumpang yang drastis. Diperkirakan dia, arus mudik dan balik Ramadan akan berlangsung pada dua minggu hingga seminggu menjelang Idulfitri. Untuk itu, dia menambahkan bahwa persiapan posko arus mudik dan balik telah dipersiapkan. “Seperti biasanya, di awal Ramadan, penumpang masih normal. Dan tidak ada peningkatan yang signifikan," katanya.

Menurut dia, padatnya Bandara di hari pertama Ramadan  masih belum terasa. Penumpang yang berdesakkan, ditambahkan dia, juga belum terlihat. Apalagi dengan penambahan penerbangan. Meski belum ada lonjakan penumpang, pihak Bandara sendiri telah mempersiapkan posko-posko instansi terkait, untuk antisipasi arus mudik dan balik Lebaran.

Seperti pemerintah, Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan bantuan medis. "Sebagai bentuk antisipasi ledakan penumpang nantinya, persiapan posko telah direncanakan,"  kata dia.Diperkirakan tahun ini penumpang akan bertambah hingga 15 persen. Ini seiring makin padatnya jumlah penumpang.  Dan penanganan lonjakan penumpang menjadi poin utama demi kenyamanan dan lancarnya arus mudik dan balik lebaran Idulfitri. (den)

Sumber : Pontianak Post

No comments:

| Copyright © 2013 Kubu Raya Mandiri