Kabut Pekat, Motor Air Wajib Waspada - Berita Kubu Raya - Kalimantan Barat

Breaking

Unordered List

Wednesday, June 20, 2012

Kabut Pekat, Motor Air Wajib Waspada

Foto Denny/Pontianak Post
SUNGAI RAYA—Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya Zaini Umar mengingatkan kapal motor, perahu nelayan dan berbagai jenis kendaraan air alur sungai dan laut untuk mewaspadai alur lalu lintas perairan. Pasalnya sejak subuh hingga pagi hari, kabut pekat tidak henti-hentinya menyelimuti wilayah pesisir kabupaten termuda di Kalbar ini.

“Sebaiknya tunda keberangkatan. Biarkan cuaca terang dahulu waktu siang hari baru bertolak,” katanya Selasa (19/6) di Sungai Raya. Menurut dia pada musim pengering seperti begini kondisi cuaca memang tidak menentu. Kabut pekat dan tebal nyaris menyelimuti seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Terlebih pada subuh hari dan hingga pagi hari sebelum pukul 07;00 Wib. ”Jarak pandang hanya beberapa meter. Itu karena kabut pekat. Makanya kita takut kapal motor saling tabrakan,” ujarnya.  Zaini menambahkan sebetulnya Dishub Kubu Raya sudah memberikan rambu-rambu peringatan di alur sungai. Namun tetap saja tertutup kabut dan kapten kapal motor harus waspada. “Resiko tabrakan cukup tinggi. Makanya saya minta saling jaga,” ungkap dia.


Lebih jauh dikatakannya kabut pekat dan asap tebal menyelimuti wilayah pesisir Kabupaten Kubu Raya sejak beberapa hari belakangan. Yang nampak paling gelap adalah Senin pagi dan ketika jarak pandang di wilayah pinggiran hingga pukul 07.30 WIB berkisar 500 meter. Salah satu daerah yang cukup pekat dengan kepulan asap adalah Kubu Raya.

Kabut asap yang pekat membuat cahaya matahari juga tidak mampu menembusnya sehingga cuaca seolah-olah mendung. Mahmud (32) yang hendak menuju Kubu Raya menuturkan, ia harus lebih berhati-hati karena jarak pandang serta arus kendaraan cukup padat. "Selepas dari Kubu Raya kabut asap juga pekat, tetapi tidak setebal saat memasuki Kota Pontianak," katanya.

Kabut asap rutin terjadi di Kalbar ketika memasuki musim kemarau. Kebakaran lahan, baik disengaja maupun tidak kerap dituding menjadi penyebabnya. Lahan gambut yang tersebar di pesisir Kalbar membuat api sulit dipadamkan dan asap yang dihasilkan sangat tebal. (den)

Sumber :  Pontianak Post

No comments:

Post a Comment