Pilgub Harus Layak Jual

AWALNYA  berdasarkan pengamatan Lembaga Pengkajian, Konsultasi dan Bantuan Hukum (KP dan BH), sosok yang dinilai serius menjadi Gubenur Kalbar hanya Cornelis dan Morkes Effendi. Alasannya karena keduanya memiliki perahu yang sangat jelas.

“Sementara yang lainnya masih retorita belaka dan sarana pendukungnya belum jelas. Kini proses pencalonan semakin dekat, bahkan hitungan hari saja, sementara persyaratan untuk menjadi calon pemimpin daerah banyak yang harus dilalui dan wajar jika ketika itu masih dipertanyakan,” ungkap Handy Abdul Syukur, ketua Umum KP dan BH.

Diungkapkan dia, ada beberapa figur lainnya yang sudah terlihat semakin gencar wajahnya terpampang di berbagai sudut jalan. Bahkan tim mereka pun akan menjadwalkan untuk deklarasi atau melakukan pendaftaran di KPU.


“Bahkan ada yang sudah mendaftar di KPU, artinya mereka benar-benar serius. Sementara yang belum mendaftar, masih melihat suasana yang menguntungkan untuk meraih kemenangan. Karena jika pasangan yang digaetnya latar belakangnya tidak jelas alias tidak dikenal, maka dapat diibaratkan di dalam persaingan nanti, sama halnya membuang garam ke Sungai Kapuas saja,” sindirnya.

Untuk mendapatkan perahu, menurut Syukur, bukan rahasia umum lagi di mana nilainya cukup bagus. Dari pengamatan mereka, perkursi bisa melebihi angka Rp500 juta. Bahkan, ditambahkan dia, ada partai yang meminta jatah untuk menjadi wakil gubernur, jika partai mereka menjadi salah satu pengusung figur. “Karena parpol pengusung balon gubernur pada Pilkada Kalbar Tahun 2012 juga  masih kasak kusut untuk melakukan lobi-lobi soal untung ruginya dalam mengusung figur, agar dari partainya akan menjadi wakil gubernur. Begitu juga induk parpol di tingkat DPP, juga membuat hitung-hitungan,” ungkapnya.

Syukur mengingatkan, dalam era keterbukaan demokrasi seperti sekarang ini, masyarakat selaku pemilih adalah mereka yang mempunyai hak sepenuhnya sebagai penguasa. Dia menambahkan bahwa masyarakat inilah yang menentukan pilihannya.

“Jangan sempat dibohongi oleh balon atau calon pasangan gubernur, di mana janji-janjinya yang disampaikan di dalam pertemuan-pertemuannya selalu menarik perhatian. Bahkan ada balon mengungkapkan trik-trik pembohongannya, sehingga masyarakat  terbuai karena janji manisnya, tentunya kita dapat memakluminya,” tandasnya.

Syukur sendiri memprediksi bakal ada lima pasangan calon yang ikut bersaing dalam pelaksanaan pilkada kali ini. Dia menambahkan bahwa sebetulnya masyarakat masih menaruh harapan akan munculnya balon pemimpin Kalbar berasal dari mereka yang muda, enerjik, dan pasangan baru yang telah berkiprah pada dunia politik. “Tampaknya masyarakat akan tertarik jika ada pasangan muda dan tua, yang berani mencalonkan dirinya unrtuk memimpin Kalbar ke depannya,” kata Syukur. (ote)

Sumber : Pontianak Post

No comments:

| Copyright © 2013 Kubu Raya Mandiri