Orang Tua Siswa Protes Biaya Kelulusan

SUNGAI RAYA-Sejumlah orang tua siswa SMA Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya mengeluh, lantaran adanya biaya tambahan yang dibebankan pihak sekolah untuk legalisir, foto copy, map dan keperluan lainnya.

Salah seorang wali murid, Arianto mengatakan biaya Rp100 ribu yang dibebankan pihak sekolah kepada wali murid sangat memberatkan. Pasalnya, tidak semua wali murid adalah orang yang mampu. “Memang sebagian wali murid sudah ada yang membayar, tapi masih ada sebagian yang belum dan mempertanyakan, apakah semahal itu biaya yang dibutuhkan pihak sekolah untuk mengurus kelulusan siswa-siswinya,” katanya, Selasa (28/5).


Arianto menuturkan, yang menjadi keanehan mengapa ada perbedaan biaya yang diminta pihak sekolah di Kabupaten Kubu Raya dengan di Kota Pontianak. Dimana, berdasarkan informasi yang didapat dari wali murid pelajar di Kota Pontianak, mereka hanya dibebankan biaya Rp50 ribu. “Kenapa ada perbedaan seperti ini, kalau kota bisa murah kenapa di Kubu Raya sangat mahal,’ ucapnya.

Bukankah, lanjut dia Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyediakan anggaran pendidikan. dan seharunya, jika sudah ada anggaran pihak sekolah tidak perlu memungut biaya kepada wali murid dengan alasan untuk kepentingan mengurus administrasi kelulusan. “Kami sudah pertanyakan dengan pihak sekolah, katanya ini untuk legalisirlah, map, foto copy dan lain-lain. Pertanyaanya, semahal itukah biaya yang dibutuhkan sekolah,” cetusnya dengan nada heran.

Mungkin, dia menambahkan beban biaya tersebut jika dikalikan hanya satu orang sangat kecil. Akan tetapi, jika biaya tersebut dikalikan dengan jumlah siswa yang mengurus kelulusan, seperti di SMA Negeri 1 Sungai Raya yang mencapai sepuluh kelas dengan jumlah siswa per kelas lebih dari 30 orang tentu dana yang terkumpul mencapai puluhan juta.

Untuk itu, dia berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya agar dapat melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, untuk mempertanyakan dan menggali sebenarnya berapa biaya yang seharunya dibebankan kepada wali murid. “Intinya, kami berharap biaya yang dibebankan kepada kami janganlah terlalu memberarkan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus mengatakan belum mengetahui kabar adanya biaya yang dibebankan pihak sekolah kepada wali murid untuk mengurus kelulusan.

Kalau ada, dia menambahkan berdasarkan keterangan Kepala SMA Negeri 1 Sungai Raya biaya yang dibebankan kepada wali murid tersebut, sudah dimusyawarahkan dengan komite sekolah. “Yang jelas, tidak mungkin sekolah berani membebankan biaya kepada siswanya tanpa kesepakatan dengan komite sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA 1 Sungai Raya menegaskan bahwa biaya tersebut sudah disepakati dengan komite sekolah sewaktu diadakan musyawarah. Adapun dana tersebut nantinya selain untuk legalisir, foto copy, dan map akan digunakan untuk membeli semen untuk membangun dua lapangan parkir, pembelian tiga unit infokus, dan pembelian LCD. “Intinya, dana ini untuk kepentingan pelajar. Kami berharap wali murid yang komplen dapat menjadi tim pemantau penggunaan dana ini. Dan kita akan transparan,” tandasnya. (adg)

No comments:

| Copyright © 2013 Kubu Raya Mandiri