Jelang UN Pikirkan Masa Depan

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasoinal (UN) tingkas SMA/SMK dan MA pada 15 April mendatang, peserta diminta untuk lebih fokus belajar dari pada melakukan aktivitas yang tidak penting. Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Kubu Raya Mustafa MS mengatakan peserta lebih baik fokus belajar dengan memperdalam materi-materi mata pelajaran yang akan diujikan.

Menurutnya, peserta UN sudah seharusnya mulai meninggalkan aktivitas-aktivitas yang tidak penting, seperti santai di warung atau kumpul-kumpul di jalan hingga larut malam yang jelas tidak pernah membawa manfaat bagi persiapan menghadapi ujian nanti. "Sekarang sudah saatnya, peserta UN memikirkan masa depannya. Dengan giat belajar agar mendapatkan hasil yang baik," katanya, Jumat (29/3).

Selain itu, lanjut dia ada tiga hal yang harus bersinergi demi menunjang keberhasilan siswa menghadapi UN, yakni guru, siswa, dan orang tua siswa. Dimana masing-masing memiliki peran, yakni guru selain telah memberikan bimbingan juga harus memberikan motivasi kepada siswa.


Orang tua, tambah dia tidak hanya bisa memberikan tanggungjawab sepenuhnya kepada guru. Mereka harus ikut mengontrol anak-anaknya agar lebih mementingkan belajar dari pada keluar rumah hingga larut malam. "Guru tidak bisa mengawasi 24 jam, di sini peran orang tua. Awasi anak meraka, berikan pemahaman," ucapnya.  Dan, menurutnya yang tidak kalah penting adalah kesadaran siswa itu sendiri.

Jika semua pihak telah berupaya memberikan semengat dan dukungan moril, sementara siswanya ternyata tidak sadar dan sebaliknya acuh. Maka sudah dipastikan, hasil yang didapat akan sangat sulit dari kata terbaik. "Artinya, siswa harus semangat belajar, mengatur waktu dengan baik agar mendapatkan hasil UN yang terbaik," ujarnya.

Dan mulai saat ini, dia menegaskan sudah sebaiknya Sat Pol PP Kabupaten Kubu Raya mulai menjadwalkan waktu untuk melakukan pemantauan dan penertiban terhadap peserta UN yang masih beraktivitas hingga malam hari.  Jika memang menemukan pelajar yang beraktivitas hingga malam hari, dia menuturkan alangkah lebih baik petugas Sat Pol PP membubarkannya. "Kalau sekarang Sat Pol PP belum bergerak mungkin masih menunggu waktu yang tepat. Dan jika sudah mulai menertibkan peserta UN itu harus didukung karena demi kebaikan anak-anak kita," pungkasnya. (adg)

No comments:

| Copyright © 2013 Kubu Raya Mandiri