Perkuat Puskesmas Rawat Inap

SUNGAI RAYA—Penguatan pembangunan puskesmas perawatan semakin mendesak dibangun tersebar di kabupaten termuda di Kalbar. Itu setelah beberapa kebijakan perawatan di rumah sakit pemerintah semakin ketat. Sementara  klaim asuransi ditanggung PT. Askes seperti Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), secara otomatis berdampak kepada meningkatnya beban di APBD Kubu Raya.

“Meski berat dan ketat, pelayanan puskesmas tidak boleh berubah ataupun berdampak kepada kebijakan yang merugikan rakyat,” kata Muda Mahendrawan Bupati Kubu Raya ketika berkunjung ke Desa Tembang Kacang kemarin.

Menurut dia sekarang ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menilai penguatan puskesmas perawatan semakin mendesak diberdayakan di setiap lini kecamatan. Kalau bisa kedepannya, beberapa desa dengan mayoritas penduduk padat menyusul mampu dibangun puskesmas perawatan. ”Ini juga demi kepentingan masyarakat lokal. Kita berusaha sekuat tenaga memberikan pelayanan maksimal dan menyeluruh,” ujarnya.

Dia menambahkan Jamkesda sendiri merupakan salah satu kebijakan Pemkab Kubu Raya kepada masyarakat kurang mampu dan dikhususkan kepada mereka yang tidak termasuk dalam Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Pemerintah Pusat.

Pemkab sendiri terus menambah jumlah pelanggan ataupun masyarakat penerima. ”Sekarang ini kita baru mampu memenuhi sekitar 15 ribu warga. Masih kurang sekitar 38 ribu jiwa. Sudah kita bicarakan dan akan coba kita aplikasikan ataupun diterapkan menyeluruh. Dalam pembahasan anggaran perubahan, kami akan kupas itu,” ungkap dia.

Bupati Muda menyampaikan dengan kebijakan Jamkesda, manfaatnya sangat besar dirasakan masyarakat terutama meringankan beban bagi warga tidak terdaftar di dalam Jamkesmas. “Itu yang terus kita sonsong dan susun secara menyeluruh,” katanya.

Tingkatkan Hasil Pertanian
Dalam kunjungan ke Desa Tebang Kacang, Pemkab juga menggencarkan dan mengajak masyarakat di Desa Tebang Kacang Kecamatan Sungai Raya supaya gencar meningkatkan kualitas atau kuantitas hasil pertanian. Katanya, saat ini, Kabupaten Kubu Raya menjadi cerminan beberapa daerah khususnya di Kalbar dalam pengelolaan beras lokal. "Sudah ada beberapa kabupaten yang terinspirasi dengan program beras lokal Kubu Raya. Seharusnya masyarakat khususnya petani Kubu Raya merasa bangga," katanya.

Bukan itu saja, dalam mendukung kebijakan peningkatan hasil pertanian, Bupati telah menyampaikan dan mengeluarkan berbagai kebijakan. Untuk perluasan lahan perkebunan sawit, pihaknya masih mementingkan perluasan areal pertanian. “Keseimbangan dan pemanfaatan kawasan lahan harus dilakukan. Sebagian boleh untuk perkebunan sawit, bisa juga untuk tanaman padi,” ujar dia.

Kepala Desa Tebang Kacang, Sutaji menyampaikan akan terus menggeber semangat para petani dan masyarakat untuk meningkatkan intensitas hasil pertanian mereka. ”Saya yakin, masyarakat akan mampu bangkit. Sebab hasil pertanian sudah menjadi ciri khas dan mata pencaharian masyarakat Desa Tebang Kacang,” ungkapnya.(den)

Sumber : Pontianak Post

No comments:

| Copyright © 2013 Kubu Raya Mandiri